PANGDAM XXII/TAMBUN BUNGAI HADIRI MALAM PUNCAK O2SN KALTENG 2026, DORONG GENERASI MUDA TERUS BERPRESTASI


Palangka Raya | Panglima Kodam (Pangdam) XXII/Tambun Bungai, Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., menghadiri Malam Puncak Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang SD, SMP, SMA/SMK Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang digelar di Silva Mini Soccer, Jalan Tjilik Riwut Km 1, Palangka Raya, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dr. Liane Victoria S. Anden, unsur Forkopimda, kepala OPD, Ketua KONI Provinsi Kalimantan Tengah, para dewan juri, wasit, pelatih, guru pendamping, atlet, serta ratusan tamu undangan.
Dalam laporannya, Ketua Panitia menyampaikan bahwa pelaksanaan O2SN Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Sebanyak 975 atlet mengikuti kompetisi yang mempertandingkan cabang olahraga bulu tangkis, atletik, sepak takraw, renang, panjat tebing, senam, catur, serta olahraga tradisional Kalimantan Tengah, yakni dayung dan menyumpit.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam XXII/Tambun Bungai mengajak seluruh peserta untuk terus mengembangkan potensi, bakat, dan kemampuan yang dimiliki. Menurutnya, O2SN bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wahana pembentukan karakter, mental juang, disiplin, serta kepercayaan diri bagi generasi muda.
"Manfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Prestasi yang diraih sejak usia sekolah akan menjadi bekal berharga dalam menghadapi berbagai tantangan dan membuka peluang di masa depan, termasuk dalam mengikuti seleksi TNI, Polri maupun instansi lainnya," ujar Pangdam.
Pelaksanaan Malam Puncak O2SN Tahun 2026 mencerminkan sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, TNI-Polri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembinaan olahraga pelajar. Selain melahirkan atlet-atlet berprestasi, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan cinta tanah air, sekaligus melestarikan budaya daerah melalui dipertandingkannya olahraga tradisional Kalimantan Tengah.
